Urgent! Mulut dan Hidung Sudah Dipeuhi Tumor Ganas, Bantu Ibu Isoh Segera Berobat.

03 November 2022

Perkenalkan namanya Ibu Isoh Holisoh (41 tahun). Seorang Ibu malang yang menderita tumor ganas yang menyerang mulutnya. Suaminya tak mampu berbuat banyak selain menanti keajaiban dan berikhtiar membawa berobat mengandalkan biaya dari menjadi pedangang kue cubit keliling.

Semua derita ini dijalani Ibu Isoh sejak melahirkan anak keduanya pada  tahun 2019. Berawal dari benjolan dikit  di bagian mulut yang kemudian semakin hari semakin membesar dan terasa sakit. Namun, suaminya, Eman Abdurahman (47 tahun) hanya mampu membawnaya ke mantri dan puskesmas terdekat. 

Melihat penyakit istrinya semakin hari semakin parah, dengan uang seadanya dari hasil penjaman ke saudara terdekat, akhirnya Pak Eman membawa berobat Ibu Isoh ke RS Sayang Cianjur. Menurut dokter yang menanganinya Ibu Isoh Menderita Penyakit R69 – Unknown and unspecified causes of morbidity (Tumor Ganas) dan harus dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandug mengingat penyakitnya sudah parah, Tapi pada waktu itu tidak bisa berangkat karena masalah biaya dan saat itu juga ibu Isoh harus memikirkan biaya untuk membeli susu bayi yang baru lahir.

Bu Isoh dan Pak Eman beserta ke 2 anaknya tinggal di sebuah rumah sangat sederhana di tengah pesawahan. Tepatnya di Kp Babakan Bandung RT.001/004 Sukamaju Kec. Cibeber Kab. Cianjur. Anak pertamanya bernama Muhammad Ridwan yang baru duduk di bangku kelas 2 SMP dan anak keduanya bernama Siti Sarah Faujiah yang usianya baru 3 tahun.

Sekarang kondisi fisik Bu Isoh semakin memburuk. Tubuhnya semakin kurus, diarea mulut dan hidungnya sudah ditutupi oleh penyakit. Makanan yang masuk pun hanya bubur dan susu saja. Tak terbayangkan, tersiksanya Ibu Isoh menjalani ini semua. 

Dirasa penyakitnya sudah semakin parah, sekitar bulan Juni 2022 Pak Eman membawa ibu Isoh memaksakan untuk pergi berobat ke Bandung, itupun dengan uang pinjaman dari tetangganya. Selama di Bandung masih dilakukan pemeriksaan dan belum ada tindakan operasi.

Menurut dokter yang menanganinya Ibu Isoh terancam kehilangan rahangnya dan jika penyakit ini terus di biarkan maka penyakitnya bisa menyebar ke area mata.

“Saya sudah tidak tega lagi melihat keadaan istri saya, sekarang saya hanya bisa pasrah dan berharap ada keajaiban untuk istri saya. Saya berharap istri saya bisa sembuh karena ke 2 anak kami masih sangat membutuhkan kasih sayangnya," ungkap Pak Eman.

 

Sedih hatinya. Karena tak tega melihat Istrinya tersiksa dari hari ke hari. Tapi apa daya, uang yang ada di saku sudah tak cukup untuk pengobatan sang istri yang belum bisa berobat secara intensif karena keterbatasan biaya, untuk ongkos berangkat berobat saja tidak ada. Penghasilan sehari-hari Pak Eman dari berdagang kue cubit tak menentu. Kadang hanya 50 ribu, kadang mendapat 20 ribu dan hanya cukup untuk makan sehari-hari.  Lagi pula Pak Eman sudah jarang dagang kue cubit lagi karena harus mendampingi Ibu Isoh di Bandung.

Biaya-biaya yang dibutuhkan Bu Isoh untuk saat ini. Adalah biaya ongkos berobat ke RS Hasan Sadikin Bandung yang jaraknya cukup jauh, ada pula obat-obatan yang kebanyakan tidak ditanggung BPJS, ada biaya makanan penujang dan biaya tinggal sehari-hari selama di BandungJika dijumlahkan, totalnya bisa mencapai puluhan juta bahkan ratusan juta rupih.

Sahabat, penanganan Ibu Isoh harus segera dilakukan. Setidaknya berikan harapan untuk ia bernapas lebih panjang dan tersenyum bersama Suami dan Ke 2 anaknya  yang masih kecil. Mari kita berpatungan untuk membelikannya untuk pemenuhan nutrisi, obat, sembako dan biaya untuk pemeriksaan medis.


Belum ada update
Belum ada harapan/doa
Dana terkumpul

Rp 0

dari target Rp 100.000.000

 
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 86
    hari lagi
Donasi
Donasi
Belum ada donasi
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung Sekarang
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini

Urgent! Mulut dan Hidung Sudah Dipeuhi Tumor Ganas, Bantu Ibu Isoh Segera Berobat. Kesehatan

Dana terkumpul

Rp 0

 
Target: Rp Rp 100.000.000
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 86
    hari lagi
Donasi
03 November 2022

Perkenalkan namanya Ibu Isoh Holisoh (41 tahun). Seorang Ibu malang yang menderita tumor ganas yang menyerang mulutnya. Suaminya tak mampu berbuat banyak selain menanti keajaiban dan berikhtiar membawa berobat mengandalkan biaya dari menjadi pedangang kue cubit keliling.

Semua derita ini dijalani Ibu Isoh sejak melahirkan anak keduanya pada  tahun 2019. Berawal dari benjolan dikit  di bagian mulut yang kemudian semakin hari semakin membesar dan terasa sakit. Namun, suaminya, Eman Abdurahman (47 tahun) hanya mampu membawnaya ke mantri dan puskesmas terdekat. 

Melihat penyakit istrinya semakin hari semakin parah, dengan uang seadanya dari hasil penjaman ke saudara terdekat, akhirnya Pak Eman membawa berobat Ibu Isoh ke RS Sayang Cianjur. Menurut dokter yang menanganinya Ibu Isoh Menderita Penyakit R69 – Unknown and unspecified causes of morbidity (Tumor Ganas) dan harus dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandug mengingat penyakitnya sudah parah, Tapi pada waktu itu tidak bisa berangkat karena masalah biaya dan saat itu juga ibu Isoh harus memikirkan biaya untuk membeli susu bayi yang baru lahir.

Bu Isoh dan Pak Eman beserta ke 2 anaknya tinggal di sebuah rumah sangat sederhana di tengah pesawahan. Tepatnya di Kp Babakan Bandung RT.001/004 Sukamaju Kec. Cibeber Kab. Cianjur. Anak pertamanya bernama Muhammad Ridwan yang baru duduk di bangku kelas 2 SMP dan anak keduanya bernama Siti Sarah Faujiah yang usianya baru 3 tahun.

Sekarang kondisi fisik Bu Isoh semakin memburuk. Tubuhnya semakin kurus, diarea mulut dan hidungnya sudah ditutupi oleh penyakit. Makanan yang masuk pun hanya bubur dan susu saja. Tak terbayangkan, tersiksanya Ibu Isoh menjalani ini semua. 

Dirasa penyakitnya sudah semakin parah, sekitar bulan Juni 2022 Pak Eman membawa ibu Isoh memaksakan untuk pergi berobat ke Bandung, itupun dengan uang pinjaman dari tetangganya. Selama di Bandung masih dilakukan pemeriksaan dan belum ada tindakan operasi.

Menurut dokter yang menanganinya Ibu Isoh terancam kehilangan rahangnya dan jika penyakit ini terus di biarkan maka penyakitnya bisa menyebar ke area mata.

“Saya sudah tidak tega lagi melihat keadaan istri saya, sekarang saya hanya bisa pasrah dan berharap ada keajaiban untuk istri saya. Saya berharap istri saya bisa sembuh karena ke 2 anak kami masih sangat membutuhkan kasih sayangnya," ungkap Pak Eman.

 

Sedih hatinya. Karena tak tega melihat Istrinya tersiksa dari hari ke hari. Tapi apa daya, uang yang ada di saku sudah tak cukup untuk pengobatan sang istri yang belum bisa berobat secara intensif karena keterbatasan biaya, untuk ongkos berangkat berobat saja tidak ada. Penghasilan sehari-hari Pak Eman dari berdagang kue cubit tak menentu. Kadang hanya 50 ribu, kadang mendapat 20 ribu dan hanya cukup untuk makan sehari-hari.  Lagi pula Pak Eman sudah jarang dagang kue cubit lagi karena harus mendampingi Ibu Isoh di Bandung.

Biaya-biaya yang dibutuhkan Bu Isoh untuk saat ini. Adalah biaya ongkos berobat ke RS Hasan Sadikin Bandung yang jaraknya cukup jauh, ada pula obat-obatan yang kebanyakan tidak ditanggung BPJS, ada biaya makanan penujang dan biaya tinggal sehari-hari selama di BandungJika dijumlahkan, totalnya bisa mencapai puluhan juta bahkan ratusan juta rupih.

Sahabat, penanganan Ibu Isoh harus segera dilakukan. Setidaknya berikan harapan untuk ia bernapas lebih panjang dan tersenyum bersama Suami dan Ke 2 anaknya  yang masih kecil. Mari kita berpatungan untuk membelikannya untuk pemenuhan nutrisi, obat, sembako dan biaya untuk pemeriksaan medis.



Belum ada update
Belum ada donasi
Harapan #TemanPeduli
Belum ada harapan/doa
Fundraiser
Jadi Fundraiser
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini