Bantu Wujudkan Impian Anak-Anak Asuh Panti Asuhan Amaliya Subang Memiliki Tempat Tinggal yang layak Huni

17 September 2021

“Bantu Wujudkan Impian Anak-Anak Asuh Panti Asuhan Amaliya Subang Memiliki Tempat Tinggal yang layak Huni”

Kalian mungkin tidak pernah merasakan kebocoran atap yang ada hampir di setiap sudut plafon rumah kalian. Bukan bocor kecil, tapi tumpahan air yang cukup banyak. Tumpahan air membasahi sebagian kasur, baju pun basah. Air mentes tak berhenti di wajah yang mencoba berkali-kali untuk terlelap. Dinding dengan cat terkelupas dilewati air yang turun tanpa ragu dari atap, turut mewarnai dinginnya malam di kala hujan lebat. Hawa yang lembab, terhirup tidak nyaman. Lantai yang basah dan dingin, menambah keresahan yang tak berkesudahan. Pada saat-saat itu, turunnya hujan yang seharusnya menyenyakan tidur, berubah menjadi musibah bagi anak-anak asuh. Bukannya nyaman, mereka justru berpeluh bahu-membahu mengangkat barang-barang, buku-buku, dan kasur agar tidak kena basah. Belum lagi, kayu-kayu penyangga genteng pun sudah lapuk dimakan usia, membuat anak-anak asuh bertambah kekhawatirannya karena takut atap rubuh. Tidak lagi aman, tidak ada rasa nyaman, dan tidak sehat. Sedih dan rasa lelah, jelas tergambar di wajah anak-anak asuh.


Sejak berdirinya di tahun 1992, tepatnya 29 tahun yang lalu, Panti Asuhan Amaliya belum pernah sama sekali melakukan renovasi atau pun perbaikan pada atap dan bangunan. Akibatnya, terjadi kebocoran atap yang cukup memprihatinkan, kayu-kayu yang menjadi rangka genteng pun sudah lapuk dimakan usia sehingga rentan rubuh sewaktu-waktu, genteng-genteng pun banyak yang pecah akibat tertimpa pohon, dinding tidak sedikit pula yang retak, cat pun banyak yang berkelupas, dan ruangan berhawa lembab, sehingga kurang baik bagi kesehatan. Tidak hanya itu saja, bangunan utama sudah mulai miring bahkan bisa dikatakan hampir mau rubuh dan beberapa bagian dari bangunan pun sudah lapuk dimakan usia.



Kondisi-kondisi tersebut di atas sudah bukan menjadi hal yang aneh lagi bagi anak-anak asuh di Panti Asuhan Amaliya Subang, karena itulah situasi yang mereka hadapi setiap harinya, apalagi ketika musim penghujan tiba. “Kalau musim hujan harus sedia banyak ember untuk menampung air biar gak banjir. Malam-malam juga harus bangun buat rapi-rapiin barang atau buku-buku biar gak rusak kena air hujan”, keluh Tika, salah satu anak asuh yang sudah bertahun-tahun mengalami kebocoran di kamarnya. Komentar Tika pun diamini anak-anak asuh lainnya yang mana kala mereka sedang nyenyak beristirahat untuk menyambut hari esok, anak-anak asuh justru harus terbangun dan bahu membahu menyingkirkan barang-barang mereka agar tidak rusak oleh air hujan. Dian, salah satu anak asuh Panti Asuhan Amaliya, mengeluh pasrah, “ya udah biasa kalau tiba-tiba langit-langit ada yang jatuh, ngeri sih kak, tapi mau gimana lagi?.

 


Rasa tidak nyaman anak-anak asuh sebenarnya sudah tidak terbendung, namun tidak ada pilihan bagi mereka karena tidak memiliki tempat singgah lain. Asal mereka dapat tertampung dan tersedia tempat untuk pulang, masalah layak dan tidak layak huni sudah terusir jauh-jauh dari pikiran mereka. Bagaimana pun, mereka harus bertahan tinggal dalam bangunan yang kondisinya sudah memprihatinkan dengan kemungkinan terparahnya adalah bangunan dapat rubuh kapan pun dan mengancam keselamatan mereka jika tidak segera direnovasi.  Perasaan selalu was-was menghinggap setiap harinya, namun apa daya dana Yayasan belum mampu untuk menutupi biaya renovasi dan pembangunan yang sangat besar.

Oleh sebab itu, menutup mata bukanlah hal yang baik bagi kita yang memiliki rejeki untuk berbagi. Yuk, mari ulurkan tangan, bahu membahu, bergotong royong, mewujudkan impian anak-anak Panti Asuhan Amaliya Subang untuk memiliki tempat tinggal yang layak, aman, nyaman, dan sehat untuk mereka huni.

Jumlah yang telah dicairkan : Rp. 182.410

 

Ucapan Terimakasih Kepada Donatur di Platform Ayo Bantu.

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT dan salam sejahtera teriring doa semoga dalam menjalankan tugas dan kewajiban senantiasa memperoleh limpahan rahmat dan hidayah dari Allah SWT. Aamiin Ya Robbal Alaamiin

Kami segenap pengurus dan anak-anak panti Asuhan Amaliya Subang menghaturkan  terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak/Ibu/Saudara sebagai donatur di Platform Ayo Bantu, yang telah memberikan donasi untuk pembangunan Panti Asuhan Amaliya Subang. Kami juga sampaikan terima kasih kepada Platform Ayo Bantu yang telah menjembatani kami dengan donatur.

Alhamdulillah, pada hari Jum’at, tanggal 25 Maret 2022 bantuan donasi melalui Platform Ayo Bantu telah kami terima sebesar Rp. Rp182.410. Donasi tersebut sangat berarti dan bermanfaat bagi kami sehingga kami dapat merenovasi tempat tinggal anak-anak yang layak dan nyaman. Semoga kebaikan Bapak/Ibu/Saudara dibalas oleh Allah SWT dengan pahala jariyah yang berlipat ganda. Aamiin yrb

 

Salam santun kami.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Before

 

After

 

Nota

 

Pencairan Donasi

Rp. 182.410

Bank Account: 012*********309
Bank Account Name: Yayasan Amaliya Subang

#TemanPeduli 4 bulan yang lalu
Pesan : Utk anak2 panti

Dana terkumpul

Rp 200.000

dari target Rp 120.000.000

 
  • 2
    Donasi
  • 8
    Bagikan
  • 0
    hari lagi
Campaign telah berakhir/selesai
Penggalang : Yayasan Amaliya Subang
Donasi
Rp 100.000
Oleh #TemanPeduli 4 bulan yang lalu
Rp 100.000
Oleh medistra donna melinda 6 bulan yang lalu
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung Sekarang
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini

Bantu Wujudkan Impian Anak-Anak Asuh Panti Asuhan Amaliya Subang Memiliki Tempat Tinggal yang layak Huni Sosial

Dana terkumpul

Rp 200.000

 
Target: Rp Rp 120.000.000
  • 2
    Donasi
  • 8
    Bagikan
  • 0
    hari lagi
Selesai
Campaign telah berakhir/selesai
17 September 2021

“Bantu Wujudkan Impian Anak-Anak Asuh Panti Asuhan Amaliya Subang Memiliki Tempat Tinggal yang layak Huni”

Kalian mungkin tidak pernah merasakan kebocoran atap yang ada hampir di setiap sudut plafon rumah kalian. Bukan bocor kecil, tapi tumpahan air yang cukup banyak. Tumpahan air membasahi sebagian kasur, baju pun basah. Air mentes tak berhenti di wajah yang mencoba berkali-kali untuk terlelap. Dinding dengan cat terkelupas dilewati air yang turun tanpa ragu dari atap, turut mewarnai dinginnya malam di kala hujan lebat. Hawa yang lembab, terhirup tidak nyaman. Lantai yang basah dan dingin, menambah keresahan yang tak berkesudahan. Pada saat-saat itu, turunnya hujan yang seharusnya menyenyakan tidur, berubah menjadi musibah bagi anak-anak asuh. Bukannya nyaman, mereka justru berpeluh bahu-membahu mengangkat barang-barang, buku-buku, dan kasur agar tidak kena basah. Belum lagi, kayu-kayu penyangga genteng pun sudah lapuk dimakan usia, membuat anak-anak asuh bertambah kekhawatirannya karena takut atap rubuh. Tidak lagi aman, tidak ada rasa nyaman, dan tidak sehat. Sedih dan rasa lelah, jelas tergambar di wajah anak-anak asuh.


Sejak berdirinya di tahun 1992, tepatnya 29 tahun yang lalu, Panti Asuhan Amaliya belum pernah sama sekali melakukan renovasi atau pun perbaikan pada atap dan bangunan. Akibatnya, terjadi kebocoran atap yang cukup memprihatinkan, kayu-kayu yang menjadi rangka genteng pun sudah lapuk dimakan usia sehingga rentan rubuh sewaktu-waktu, genteng-genteng pun banyak yang pecah akibat tertimpa pohon, dinding tidak sedikit pula yang retak, cat pun banyak yang berkelupas, dan ruangan berhawa lembab, sehingga kurang baik bagi kesehatan. Tidak hanya itu saja, bangunan utama sudah mulai miring bahkan bisa dikatakan hampir mau rubuh dan beberapa bagian dari bangunan pun sudah lapuk dimakan usia.



Kondisi-kondisi tersebut di atas sudah bukan menjadi hal yang aneh lagi bagi anak-anak asuh di Panti Asuhan Amaliya Subang, karena itulah situasi yang mereka hadapi setiap harinya, apalagi ketika musim penghujan tiba. “Kalau musim hujan harus sedia banyak ember untuk menampung air biar gak banjir. Malam-malam juga harus bangun buat rapi-rapiin barang atau buku-buku biar gak rusak kena air hujan”, keluh Tika, salah satu anak asuh yang sudah bertahun-tahun mengalami kebocoran di kamarnya. Komentar Tika pun diamini anak-anak asuh lainnya yang mana kala mereka sedang nyenyak beristirahat untuk menyambut hari esok, anak-anak asuh justru harus terbangun dan bahu membahu menyingkirkan barang-barang mereka agar tidak rusak oleh air hujan. Dian, salah satu anak asuh Panti Asuhan Amaliya, mengeluh pasrah, “ya udah biasa kalau tiba-tiba langit-langit ada yang jatuh, ngeri sih kak, tapi mau gimana lagi?.

 


Rasa tidak nyaman anak-anak asuh sebenarnya sudah tidak terbendung, namun tidak ada pilihan bagi mereka karena tidak memiliki tempat singgah lain. Asal mereka dapat tertampung dan tersedia tempat untuk pulang, masalah layak dan tidak layak huni sudah terusir jauh-jauh dari pikiran mereka. Bagaimana pun, mereka harus bertahan tinggal dalam bangunan yang kondisinya sudah memprihatinkan dengan kemungkinan terparahnya adalah bangunan dapat rubuh kapan pun dan mengancam keselamatan mereka jika tidak segera direnovasi.  Perasaan selalu was-was menghinggap setiap harinya, namun apa daya dana Yayasan belum mampu untuk menutupi biaya renovasi dan pembangunan yang sangat besar.

Oleh sebab itu, menutup mata bukanlah hal yang baik bagi kita yang memiliki rejeki untuk berbagi. Yuk, mari ulurkan tangan, bahu membahu, bergotong royong, mewujudkan impian anak-anak Panti Asuhan Amaliya Subang untuk memiliki tempat tinggal yang layak, aman, nyaman, dan sehat untuk mereka huni.


Jumlah yang telah dicairkan : Rp. 182.410


 

Ucapan Terimakasih Kepada Donatur di Platform Ayo Bantu.

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT dan salam sejahtera teriring doa semoga dalam menjalankan tugas dan kewajiban senantiasa memperoleh limpahan rahmat dan hidayah dari Allah SWT. Aamiin Ya Robbal Alaamiin

Kami segenap pengurus dan anak-anak panti Asuhan Amaliya Subang menghaturkan  terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak/Ibu/Saudara sebagai donatur di Platform Ayo Bantu, yang telah memberikan donasi untuk pembangunan Panti Asuhan Amaliya Subang. Kami juga sampaikan terima kasih kepada Platform Ayo Bantu yang telah menjembatani kami dengan donatur.

Alhamdulillah, pada hari Jum’at, tanggal 25 Maret 2022 bantuan donasi melalui Platform Ayo Bantu telah kami terima sebesar Rp. Rp182.410. Donasi tersebut sangat berarti dan bermanfaat bagi kami sehingga kami dapat merenovasi tempat tinggal anak-anak yang layak dan nyaman. Semoga kebaikan Bapak/Ibu/Saudara dibalas oleh Allah SWT dengan pahala jariyah yang berlipat ganda. Aamiin yrb

 

Salam santun kami.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Before

 

After

 

Nota

 

Pencairan Donasi

Rp. 182.410

Bank Account: 012*********309
Bank Account Name: Yayasan Amaliya Subang

#TemanPeduli
Rp 100.000 4 bulan yang lalu
medistra donna melinda
Rp 100.000 6 bulan yang lalu

Harapan #TemanPeduli
#TemanPeduli 4 bulan yang lalu
Pesan : Utk anak2 panti

Fundraiser (Supporter)
Jadi Fundraiser
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini