10 April 2021

Di usianya yang baru menginjak 2 bulan Bayi Reyfan di diagnosa menderita penyakit Pneumonia dan Sepsis, putra pertama dari pasangan Bapak Ahmad dan ibu Risna ini harus menjalani pengobatan intensif di salah satu rumah sakit swasta di daerah Karawang.

Berawal ketika Bayi Reyfan mengalami sesak nafas dan terlihat sangat dalam tarikan nafasnya, sehingga ibu Risna dan bapak Ahmad bergegas untuk memeriksanya ke salah satu rumah sakit ibu dan anak terdekat, namun setelah diperiksa oleh dokter yang menanganinya, Bayi Reyfan kemudian dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya dikarenakan kondisinya tergolong kritis. Kemudian kedua orang tua Bayi Reyfan bergegas ke rumah sakit rujukan dan langsung ditangani oleh pihak rumah sakit.

Setelah ditangani oleh tim Medis rumah sakit tersebut Bayi Reyfan di diagnosa menderita Pneumonia,Sepsis dan Susp TOF, dimana Penyakit Pneumonia tersebut disebabkan oleh Bakteri yang masuk ke dalam paru-paru melalui saluran pernapasan atau peredaran darah. Pneumonia ini akan mengganggu fungsi paru-paru, sehingga menyebabkan tubuh kehilangan oksigen. Kondisi ini akan menyebabkan sel-sel organ menjadi terganggu karena kekurangan oksigen.

Jika tidak ditangani segera dengan tepat, pneumonia dapat mengakibatkan komplikasi yang fatal. Tak terbayang perasaan Bapak Ahmad dan istrinya terlebih saat tahu biaya pengobatan Bayi Reyfan sudah satu minggu dirawat mencapai Rp 60jt. "Saya hanya mengandalkan gaji untuk biaya anak saya kemudian fasilitas asuransi dari tempat bekerja saya sudah habis limitnya, saya tidak punya tabungan atau barang berharga yang bisa dijual untuk menombok biaya medis" ucap bapak ahmad. disamping kasur bayinya, Bapak Ahmad dan istrinya tak sanggup lakukan apapun selain berdoa.

Tubuh kecil bayi Reyfan berjuang bernafas, dadanya naik turun berusaha menghirup oksigen. Tak mereka sangka, masa kecil anak pertamanya akan habis di rumah sakit, melawan penyakit yang mengancam jiwanya.. Bayi Reyfan dan kedua orang tuanya tinggal di satu rumah milik orangtua dari ibundanya bayi Reyfan,yang mana didalam rumah mungil itu terdapat 2 kepala keluarga yang tinggal disana.

Melihat kondisi Bayi Reyfan yang sedang dalam perawatan dan keluarganya, Tim ACT Karawang mengajak kepada para sahabat dermawan untuk membantu meringankan biaya pengobatan Bayi Reyfan agar bayi Reyfan dapat sembuh dari penyakitnya dan meringankan beban dari keluarganya.


Belum ada update
Belum tersedia
Sembuhkan Reyfan dari Pneumia dan Sepsis
Dana terkumpul

Rp 730.000

 

dari target Rp 80.000.000

Penggalang : ACT Karawang

  • 6
    Donasi
  • 7
    Bagikan
  • 8
    hari lagi

Donasi
Donasi
Rp 150.000
Oleh #TemanPeduli 3 hari yang lalu
Rp 460.000
Pesan : Semoga membantu
Oleh #TemanPeduli 1 bulan yang lalu
Rp 50.000
Oleh #TemanPeduli 1 bulan yang lalu
Rp 30.000
Pesan : Semoga membantu
Oleh #TemanPeduli 1 bulan yang lalu
Rp 10.000
Oleh #TemanPeduli 2 bulan yang lalu

Fundraiser (Supporter)
Jadi Fundraiser
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini

Sembuhkan Reyfan dari Pneumia dan Sepsis Kesehatan

Dana terkumpul

Rp 730.000

 
Target: Rp Rp 80.000.000
  • 6
    Donasi
  • 7
    Bagikan
  • 8
    hari lagi
Donasi
10 April 2021

Di usianya yang baru menginjak 2 bulan Bayi Reyfan di diagnosa menderita penyakit Pneumonia dan Sepsis, putra pertama dari pasangan Bapak Ahmad dan ibu Risna ini harus menjalani pengobatan intensif di salah satu rumah sakit swasta di daerah Karawang.

Berawal ketika Bayi Reyfan mengalami sesak nafas dan terlihat sangat dalam tarikan nafasnya, sehingga ibu Risna dan bapak Ahmad bergegas untuk memeriksanya ke salah satu rumah sakit ibu dan anak terdekat, namun setelah diperiksa oleh dokter yang menanganinya, Bayi Reyfan kemudian dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya dikarenakan kondisinya tergolong kritis. Kemudian kedua orang tua Bayi Reyfan bergegas ke rumah sakit rujukan dan langsung ditangani oleh pihak rumah sakit.

Setelah ditangani oleh tim Medis rumah sakit tersebut Bayi Reyfan di diagnosa menderita Pneumonia,Sepsis dan Susp TOF, dimana Penyakit Pneumonia tersebut disebabkan oleh Bakteri yang masuk ke dalam paru-paru melalui saluran pernapasan atau peredaran darah. Pneumonia ini akan mengganggu fungsi paru-paru, sehingga menyebabkan tubuh kehilangan oksigen. Kondisi ini akan menyebabkan sel-sel organ menjadi terganggu karena kekurangan oksigen.

Jika tidak ditangani segera dengan tepat, pneumonia dapat mengakibatkan komplikasi yang fatal. Tak terbayang perasaan Bapak Ahmad dan istrinya terlebih saat tahu biaya pengobatan Bayi Reyfan sudah satu minggu dirawat mencapai Rp 60jt. "Saya hanya mengandalkan gaji untuk biaya anak saya kemudian fasilitas asuransi dari tempat bekerja saya sudah habis limitnya, saya tidak punya tabungan atau barang berharga yang bisa dijual untuk menombok biaya medis" ucap bapak ahmad. disamping kasur bayinya, Bapak Ahmad dan istrinya tak sanggup lakukan apapun selain berdoa.

Tubuh kecil bayi Reyfan berjuang bernafas, dadanya naik turun berusaha menghirup oksigen. Tak mereka sangka, masa kecil anak pertamanya akan habis di rumah sakit, melawan penyakit yang mengancam jiwanya.. Bayi Reyfan dan kedua orang tuanya tinggal di satu rumah milik orangtua dari ibundanya bayi Reyfan,yang mana didalam rumah mungil itu terdapat 2 kepala keluarga yang tinggal disana.

Melihat kondisi Bayi Reyfan yang sedang dalam perawatan dan keluarganya, Tim ACT Karawang mengajak kepada para sahabat dermawan untuk membantu meringankan biaya pengobatan Bayi Reyfan agar bayi Reyfan dapat sembuh dari penyakitnya dan meringankan beban dari keluarganya.


Belum ada update
#TemanPeduli
Rp 150.000 3 hari yang lalu
#TemanPeduli
Pesan : Semoga membantu
Rp 460.000 1 bulan yang lalu
#TemanPeduli
Rp 50.000 1 bulan yang lalu
#TemanPeduli
Pesan : Semoga membantu
Rp 30.000 1 bulan yang lalu
#TemanPeduli
Rp 10.000 2 bulan yang lalu

Fundraiser (Supporter)
Jadi Fundraiser
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini