23 February 2021

"Selama Pandemi Kami sama sekali tak miliki penghasilan karena wisata di tutup. Akhirnya ada yang menjadi buruh tani, buruh bangunan, dan kerja apa saja demi menghidupi keluarga."

Demikian penuturan dari Pak Sumar, salah satu pedagang di wisata pantai Gunungkidul, DIY. Pak Sumar dan rekan-rekannya merupakan para pekerja sektor pariwisata yang terdampak Pandemi Covid 19.

Hampir setahun lamanya, pandemi masih mengakibatkan lumpuhnya perekonomian masyarakat, salah satunya adalah para pekerja di sektor pariwisata di sekitaran pantai Gunungkidul.

Puluhan ribu masyarakat di Gunungkidul mengandalkan kehidupannya dari sektor pariwisata ini, namun akibat pandemi banyak usaha yang harus gulung tikar dan berpindah haluan pekerjaan. Di pertengahan-akhir 2020, sebagian tempat wisata sudah dibuka kembali, hal ini cukup membuat saudara kita pekerja sektor pariwisata namun selama PSBB / PPKM di Jawa Bali diterapkan, wisatawan kembali anjlok dan sepi.

Hal ini mengakibatkan bahan-bahan yang sudah dibeli busuk dan tidak terpakai. Akhirnya para pedagang ini merugi. "di hari liburan saja dapat pembeli 1 orang itu sudah Alhamdulillah sekali, apalagi di hari-hari biasa." tambah Pak Sumar. Pak Sumar dan Puluhan Ribu Pekerja Sektor Pariwisata di DIY terus bertahan, di tengah hantaman pandemi yang tak kunjung usai

Mari kita bantu mereka bertahan dengan bantuan paket pangan yang akan kita salurkan untuk saudara-saudara kita, para pekerja sektor pariwisata dan informal.


Belum ada updates
Belum tersedia
PSBB Terus Diperpanjang, Mari Bantu 1.000 Paket Pangan Untuk Pekerja Sektor Pariwisata yang Terdampak Pandemi.
Dana terkumpul

Rp 110.000

 

dari target Rp 250.000.000

Penggalang : ACT Yogyakarta

  • 2
    Donasi
  • 14
    Share
  • 0
    Hari lagi

Campaign ini telah berakhir
Donatur
Rp 100.000
Oleh mandela 2 bulan yang lalu
Rp 10.000
Pesan : Semoga pandemi ini segera berakhir
Oleh Haris brown 2 bulan yang lalu

PSBB Terus Diperpanjang, Mari Bantu 1.000 Paket Pangan Untuk Pekerja Sektor Pariwisata yang Terdampak Pandemi. Sosial

Dana terkumpul

Rp 110.000

 
Target: Rp Rp 250.000.000
ACT Yogyakarta
  • 2
    Donasi
  • 14
    Share
  • 0
    Hari lagi
Selesai
Campaign ini telah berakhir
23 February 2021

"Selama Pandemi Kami sama sekali tak miliki penghasilan karena wisata di tutup. Akhirnya ada yang menjadi buruh tani, buruh bangunan, dan kerja apa saja demi menghidupi keluarga."

Demikian penuturan dari Pak Sumar, salah satu pedagang di wisata pantai Gunungkidul, DIY. Pak Sumar dan rekan-rekannya merupakan para pekerja sektor pariwisata yang terdampak Pandemi Covid 19.

Hampir setahun lamanya, pandemi masih mengakibatkan lumpuhnya perekonomian masyarakat, salah satunya adalah para pekerja di sektor pariwisata di sekitaran pantai Gunungkidul.

Puluhan ribu masyarakat di Gunungkidul mengandalkan kehidupannya dari sektor pariwisata ini, namun akibat pandemi banyak usaha yang harus gulung tikar dan berpindah haluan pekerjaan. Di pertengahan-akhir 2020, sebagian tempat wisata sudah dibuka kembali, hal ini cukup membuat saudara kita pekerja sektor pariwisata namun selama PSBB / PPKM di Jawa Bali diterapkan, wisatawan kembali anjlok dan sepi.

Hal ini mengakibatkan bahan-bahan yang sudah dibeli busuk dan tidak terpakai. Akhirnya para pedagang ini merugi. "di hari liburan saja dapat pembeli 1 orang itu sudah Alhamdulillah sekali, apalagi di hari-hari biasa." tambah Pak Sumar. Pak Sumar dan Puluhan Ribu Pekerja Sektor Pariwisata di DIY terus bertahan, di tengah hantaman pandemi yang tak kunjung usai

Mari kita bantu mereka bertahan dengan bantuan paket pangan yang akan kita salurkan untuk saudara-saudara kita, para pekerja sektor pariwisata dan informal.


Belum ada updates
mandela
Rp 100.000 2 bulan yang lalu
Haris brown
Pesan : Semoga pandemi ini segera berakhir
Rp 10.000 2 bulan yang lalu