Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, berdasarkan data statistik sekolah luar biasa tahun 2019, jumlah penyandang tunarungu di Indonesia mencapai 26.438 jiwa.
Sementara, penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,97 juta jiwa atau sekitar 8,5 persen dari jumlah penduduk Indonesia.
Sebagian dari mereka ternyata kesulitan belajar Al-Qur'an. Alasannya karena minimnya mushaf Al-Qur'an yang mendukung. Sebab Al-Qur'an bagi penyandang tunarungu atau biasa disapa sahabat tuli berbeda dengan Qur'an braille.
Oleh karena itu, Laznas PPPA Daarul Qur'an bersama Ayobantu.com mengajak seluruh masyarakat untuk bantu menghadiahkan mushaf isyarat bagi sahabat tuli.
Mari bersama-sama bantu mereka menjadi penghafal Al-Qur'an.

Laznas PPPA Daarul Qur’an menyalurkan bantuan Mushaf Al-Qur’an Isyarat dan Braille untuk Teman Tuli dan Teman Netra. Sebanyak 4 SLB (Sekolah Luar Biasa) dan 2 lembaga di wilayah Sulawesi Selatan.
Penerima manfaat tersebut diantaranya; SLB Negeri 1 Gowa, SLB YPP Bajeng Raya, SLB Negeri 2 Makassar, SLB-B YPLB Makassar, Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Sulsel, dan Pusat Disabilitas Unhas (Universitas Hasanuddin).
PPPA Daarul Qur’an dengan program pembibitan penghafal Al-Qur’annya terus berupaya melakukan pembinaan dan pendampingan, serta terus mendawamkan Al-Qur’an disemua kalangan termasuk teman-teman disabilitas. “Kami terus berkomitmen agar program ini merata, dan mereka yang memiliki keterbatasan juga dapat mempelajari dan menghafal Al-Qur’an. Semoga apa yang kami berikan ini membawa manfaat, dan semangat belajar Al-Qur’an teman-teman disabilitas juga semakin meningkat dan terus dijaga”. Ucap Muh. Rustam, Penanggung Jawab PPPA Daarul Qur’an di Sulsel.
Rp. 174.935

dari target Rp 50.000.000
Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, berdasarkan data statistik sekolah luar biasa tahun 2019, jumlah penyandang tunarungu di Indonesia mencapai 26.438 jiwa.
Sementara, penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,97 juta jiwa atau sekitar 8,5 persen dari jumlah penduduk Indonesia.
Sebagian dari mereka ternyata kesulitan belajar Al-Qur'an. Alasannya karena minimnya mushaf Al-Qur'an yang mendukung. Sebab Al-Qur'an bagi penyandang tunarungu atau biasa disapa sahabat tuli berbeda dengan Qur'an braille.
Oleh karena itu, Laznas PPPA Daarul Qur'an bersama Ayobantu.com mengajak seluruh masyarakat untuk bantu menghadiahkan mushaf isyarat bagi sahabat tuli.
Mari bersama-sama bantu mereka menjadi penghafal Al-Qur'an.
Jumlah yang telah dicairkan : Rp. 174.935

Laznas PPPA Daarul Qur’an menyalurkan bantuan Mushaf Al-Qur’an Isyarat dan Braille untuk Teman Tuli dan Teman Netra. Sebanyak 4 SLB (Sekolah Luar Biasa) dan 2 lembaga di wilayah Sulawesi Selatan.
Penerima manfaat tersebut diantaranya; SLB Negeri 1 Gowa, SLB YPP Bajeng Raya, SLB Negeri 2 Makassar, SLB-B YPLB Makassar, Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Sulsel, dan Pusat Disabilitas Unhas (Universitas Hasanuddin).
PPPA Daarul Qur’an dengan program pembibitan penghafal Al-Qur’annya terus berupaya melakukan pembinaan dan pendampingan, serta terus mendawamkan Al-Qur’an disemua kalangan termasuk teman-teman disabilitas. “Kami terus berkomitmen agar program ini merata, dan mereka yang memiliki keterbatasan juga dapat mempelajari dan menghafal Al-Qur’an. Semoga apa yang kami berikan ini membawa manfaat, dan semangat belajar Al-Qur’an teman-teman disabilitas juga semakin meningkat dan terus dijaga”. Ucap Muh. Rustam, Penanggung Jawab PPPA Daarul Qur’an di Sulsel.
Rp. 174.935

Bagikan tautan ke media sosial