Hampir 8 tahun! Didin berjuang dari Hidrosefalus

12 January 2022

Ada kisah pilu dari adik kita, Didin Septianudin (7 tahun).. Ia Tuhan uji dengan penyakit Hidrosefalus yang ia derita sedari lahir hingga usianya mendekati 8 tahun ini. 

Gejala kelainan mulai dirasakan sang Ibu semenjak Didin dalam kandungan, dimana sang Ibu merasa sangat sakit di bagian perut dan dada. Didin pun lahir dengan cara operasi caesar dan langsung dokter vonis memiliki penyakit hidrosefalus. Alhasil selama hampir 8 tahun ini, Didin hanya bisa terbaring di kasur sementara anak seusianya sudah duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Semenjak awal kelahiran sudah dicoba diperiksakan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, disarankan untuk dibawa lagi setelah usia 3 bulan.

"Tapi terus tidak ada penanganan yang jelas. Mungkin karena butuh biaya besar dan tahu kami tidak akan mampu." kata ibu Erah lesu, ibunda Didin.

Untuk bisa menyembuhkan Didin, orangtuanya sudah membawa Didin berobat ke RSHS Bandung, namun pengobatan tersendat karena butuh biaya besar sementara ayah Didin hanya seorang penjual siomay dengan pendapatan tak menentu.. 

Padahal Dokter mengharuskan Didin untuk segera dioperasi untuk menghindari dampak terburuk dari hidrosefalus ini yaitu kematian..

Saat ini Didin hanya dirawat di rumah saja sebisa-bisa keluarganya. Ayah Didin merantau ke Jakarta menjadi penjual siomay, dan sang ibu adalah ibu rumah tangga.

"Selama ini pakai BPJS tapi biaya lain-lainnya juga sangat besar, apalagi harus ke Bandung dan mungkin untuk operasi tidak ditanggung BPJS karena biayanya sangat besar. Sementara suami saya pekerjaanya sebagi penjual siomay di kota yang penghasilannya tidak tentu." terang bu Erah kepada tim Filantra.

Teman-teman, saat ini Didin perlu Biaya operasi dan biaya penunjang perawatan lainnya agar hidrosefalusnya tidak semakin memburuk, sementara Ayah Didin masih terus berjuang berharap hasil jualan siomaynya bisa cukup untuk mengobati anak tercinta.

 

Yuk bantu Didin sembuh dari Hidrosefalusnya dengan cara:

Klik tombol “DONASI" sekarang.

 


Belum ada update
Belum tersedia
Dana terkumpul

Rp 0

dari target Rp 150.000.000

 
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 79
    hari lagi
Donasi
Penggalang : Filantra Official
Donasi
Belum ada donasi
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung Sekarang
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini

Hampir 8 tahun! Didin berjuang dari Hidrosefalus Kesehatan

Dana terkumpul

Rp 0

 
Target: Rp Rp 150.000.000
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 79
    hari lagi
Donasi
12 January 2022

Ada kisah pilu dari adik kita, Didin Septianudin (7 tahun).. Ia Tuhan uji dengan penyakit Hidrosefalus yang ia derita sedari lahir hingga usianya mendekati 8 tahun ini. 

Gejala kelainan mulai dirasakan sang Ibu semenjak Didin dalam kandungan, dimana sang Ibu merasa sangat sakit di bagian perut dan dada. Didin pun lahir dengan cara operasi caesar dan langsung dokter vonis memiliki penyakit hidrosefalus. Alhasil selama hampir 8 tahun ini, Didin hanya bisa terbaring di kasur sementara anak seusianya sudah duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Semenjak awal kelahiran sudah dicoba diperiksakan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, disarankan untuk dibawa lagi setelah usia 3 bulan.

"Tapi terus tidak ada penanganan yang jelas. Mungkin karena butuh biaya besar dan tahu kami tidak akan mampu." kata ibu Erah lesu, ibunda Didin.

Untuk bisa menyembuhkan Didin, orangtuanya sudah membawa Didin berobat ke RSHS Bandung, namun pengobatan tersendat karena butuh biaya besar sementara ayah Didin hanya seorang penjual siomay dengan pendapatan tak menentu.. 

Padahal Dokter mengharuskan Didin untuk segera dioperasi untuk menghindari dampak terburuk dari hidrosefalus ini yaitu kematian..

Saat ini Didin hanya dirawat di rumah saja sebisa-bisa keluarganya. Ayah Didin merantau ke Jakarta menjadi penjual siomay, dan sang ibu adalah ibu rumah tangga.

"Selama ini pakai BPJS tapi biaya lain-lainnya juga sangat besar, apalagi harus ke Bandung dan mungkin untuk operasi tidak ditanggung BPJS karena biayanya sangat besar. Sementara suami saya pekerjaanya sebagi penjual siomay di kota yang penghasilannya tidak tentu." terang bu Erah kepada tim Filantra.

Teman-teman, saat ini Didin perlu Biaya operasi dan biaya penunjang perawatan lainnya agar hidrosefalusnya tidak semakin memburuk, sementara Ayah Didin masih terus berjuang berharap hasil jualan siomaynya bisa cukup untuk mengobati anak tercinta.

 

Yuk bantu Didin sembuh dari Hidrosefalusnya dengan cara:

Klik tombol “DONASI" sekarang.

 


Belum ada update
Belum ada donasi
Fundraiser (Supporter)
Jadi Fundraiser
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini