DITINNGGAL IBU SEJAK LAHIR, BAYI RANDIANSAH USUSNYA KELUAR DAN PERLU OPERASI

29 July 2022

Randi anak Piatu yang ditinggal Ibunya ketika melahirkan sekarang kondisinya memprihatinkan. Sejak lahir Randi Ususnya keluar sehingga ketika BAB merasakan kesakitan. Ayah Randi yang seorang buruh bangunan harus berjuang seorang diri untuk merawat dan mengobati Randi.

 

Pada awalnya, tidak ada yang tahu Randi mengidap penyakit yang begitu parah. 3 hari setelah setelah laharisecara normal, Randiansah menangis terus menerus enggan berhenti. Setelah meminjam biaya ke sana ke mari, dibawalah Randi ke rumah sakit terdekat. Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan bawah Randi mengidap penyakit usus bocor. Terpaksa Randi dirawat di rumah sakit, pun harus melakukan dua kali operasi.

 

Selama 1 bulan dirawat di rumah sakit, kondisi Randi masih sangat buruk. Namun orangtuanya sudah tidak mampu lagi memenuhi biaya pengobatannya di rumah sakit. Terpaksa Randi dirawat sederhana di rumah walau kondisinya sudah benar-benar sangat memprihatinkan. Dokter pun mengatakan bahwa Randi harus segera dioperasi karena akan berakibat fatal jika tidak segera di lakukan.

 

Randi sejak lahir di tinggal Ibunya sehingga sekarang yang mengurus, merawat dan mengobati Randi hanya Ayahnya seorang diri. Kondisi keluarga Randi pun sangat memprihantinkan, Ayahnya yang hanya sebagai tukang bangunan penghasilanya pun tidak seberapa selain harus berjuang menghidupi 2 kakanya, sekarang bertambah harus memikirkan biaya untuk pengobatan Randi yang terus memburuk.

 

Sejak lahir hingga saat ini, Randi masih harus berjuang menghadapi penyakit usus bocor. Tidak hanya membuat fungsi tubuh Randi terganggu, ia juga tidak bisa BAB. Ususnya pun keluar dari dalam tubuh untuk membantunya bisa buang air. Karena tanpa seperti itu, tubuh Randi akan penuh dengan kotoran dan racun. Sangat berbahaya. Randi juga sering sekali menangis kesakitan. Apalagi ketika plastik penampung kotoran untuk ususnya sedang diganti. Rasanya amat perih. Randi hanya bisa berteriak dan menangis kesakitan.

 

Biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan Randi adalah 150 juta. Kemoterapi dan Operasi sampai 2 kali membutuhkan biaya setidaknya 100 juta rupiah di luar biaya inap, biaya obat, dan kebutuhan lainnya seperti transportasi.

 

Randi sangat membutuhkan bantuan semua orang agar bisa melakukan operasi yang sampai 2 kali untuk keberlangsungan hidup Randi. Randi juga sudah sangat mengawatirkan ketika harus BAB selalu menangis meringis kesakitan. Kesedihan pun bertambah Randi yang sekarang anak piatu belum pernah melihat wajah dan merasakan kasih sayang Ibunya karena meninggal ketika Randi lahir. Sekarang yang berjuang tinggal Ayahnya seorang diri, penghasilan yang hanya sebagai tukang bangunan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan Randi dan 2 kakanya. Bingung dan harus bagaiamana mencari uang yang sampai ratusan juta untuk biaya operasi Randi.

 

Ayah Randi yang berjuang sendiri berdoa dan berharap banyak orang yang membantu Operasi anaknya. Randi yang sudah hampir 1 tahun harus menderita kesakitan ketika membuang kotoran BAB ingin sembuh dan normal kembali seperti sediakala.


Belum ada update
Belum ada harapan/doa
Dana terkumpul

Rp 0

dari target Rp 140.000.000

 
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 143
    hari lagi
Donasi
Donasi
Belum ada donasi
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung Sekarang
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini

DITINNGGAL IBU SEJAK LAHIR, BAYI RANDIANSAH USUSNYA KELUAR DAN PERLU OPERASI Kesehatan

Dana terkumpul

Rp 0

 
Target: Rp Rp 140.000.000
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 143
    hari lagi
Donasi
29 July 2022

Randi anak Piatu yang ditinggal Ibunya ketika melahirkan sekarang kondisinya memprihatinkan. Sejak lahir Randi Ususnya keluar sehingga ketika BAB merasakan kesakitan. Ayah Randi yang seorang buruh bangunan harus berjuang seorang diri untuk merawat dan mengobati Randi.

 

Pada awalnya, tidak ada yang tahu Randi mengidap penyakit yang begitu parah. 3 hari setelah setelah laharisecara normal, Randiansah menangis terus menerus enggan berhenti. Setelah meminjam biaya ke sana ke mari, dibawalah Randi ke rumah sakit terdekat. Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan bawah Randi mengidap penyakit usus bocor. Terpaksa Randi dirawat di rumah sakit, pun harus melakukan dua kali operasi.

 

Selama 1 bulan dirawat di rumah sakit, kondisi Randi masih sangat buruk. Namun orangtuanya sudah tidak mampu lagi memenuhi biaya pengobatannya di rumah sakit. Terpaksa Randi dirawat sederhana di rumah walau kondisinya sudah benar-benar sangat memprihatinkan. Dokter pun mengatakan bahwa Randi harus segera dioperasi karena akan berakibat fatal jika tidak segera di lakukan.

 

Randi sejak lahir di tinggal Ibunya sehingga sekarang yang mengurus, merawat dan mengobati Randi hanya Ayahnya seorang diri. Kondisi keluarga Randi pun sangat memprihantinkan, Ayahnya yang hanya sebagai tukang bangunan penghasilanya pun tidak seberapa selain harus berjuang menghidupi 2 kakanya, sekarang bertambah harus memikirkan biaya untuk pengobatan Randi yang terus memburuk.

 

Sejak lahir hingga saat ini, Randi masih harus berjuang menghadapi penyakit usus bocor. Tidak hanya membuat fungsi tubuh Randi terganggu, ia juga tidak bisa BAB. Ususnya pun keluar dari dalam tubuh untuk membantunya bisa buang air. Karena tanpa seperti itu, tubuh Randi akan penuh dengan kotoran dan racun. Sangat berbahaya. Randi juga sering sekali menangis kesakitan. Apalagi ketika plastik penampung kotoran untuk ususnya sedang diganti. Rasanya amat perih. Randi hanya bisa berteriak dan menangis kesakitan.

 

Biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan Randi adalah 150 juta. Kemoterapi dan Operasi sampai 2 kali membutuhkan biaya setidaknya 100 juta rupiah di luar biaya inap, biaya obat, dan kebutuhan lainnya seperti transportasi.

 

Randi sangat membutuhkan bantuan semua orang agar bisa melakukan operasi yang sampai 2 kali untuk keberlangsungan hidup Randi. Randi juga sudah sangat mengawatirkan ketika harus BAB selalu menangis meringis kesakitan. Kesedihan pun bertambah Randi yang sekarang anak piatu belum pernah melihat wajah dan merasakan kasih sayang Ibunya karena meninggal ketika Randi lahir. Sekarang yang berjuang tinggal Ayahnya seorang diri, penghasilan yang hanya sebagai tukang bangunan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan Randi dan 2 kakanya. Bingung dan harus bagaiamana mencari uang yang sampai ratusan juta untuk biaya operasi Randi.

 

Ayah Randi yang berjuang sendiri berdoa dan berharap banyak orang yang membantu Operasi anaknya. Randi yang sudah hampir 1 tahun harus menderita kesakitan ketika membuang kotoran BAB ingin sembuh dan normal kembali seperti sediakala.



Belum ada update
Belum ada donasi
Harapan #TemanPeduli
Belum ada harapan/doa
Fundraiser
Jadi Fundraiser
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini