08 July 2021

“Ma kok sepi? Putra gak bisa dengar suara Mama”

 

Sunyi, hening dan sepi mungkin itu yang menggambarkan kondisi Putra saat ini. Akibat penyakit gagal ginjal yang ia derita, membuatnya harus terkena penyakit komplikasi dan kehilangan pendengarannya. Padahal belum lama Putra menderita gagal ginjal namun penyakit ini seakan begitu cepat menyerang organ tubuh lainnya. Sang Ibu yang kini single parent harus berjuang seorang diri untuk kesembuhan Putra tercintanya.

 

“Jadi apapun akan Ibu lakukan demi kesembuhanmu Nak”

Kondektur Bus, tukang parkir, cleaning service sampai pembantu rumah tangga sudah semua Ibunya jalani dengan menutup hati dari hinaan dan cibiran orang-orang. Apalah daya ibuya bukan lulusan sekolah tinggi sehingga hanya pekerjaan serabutan yang bisa ia lakukan. Meskipun telah banyak pekerjaan yang telah ia lakukan masih belum cukup untuk membiayai kehidupan sehari-hari apalagi untuk pengobatan gagal ginjal anaknya. Untuk biaya transportasi ke RS saja ibunya harus pinjam kesana kemari, demi anaknya bisa berobat.

 

Kini pandemi semakin mengkhawatirkan, Putra pun dituntut untuk memiliki alat kesehatan pribadi seperti tensimeter, oximeter dan tabung oksigen. Namun sayang seribu saying untuk bisa makan  dalam seharipun sudah syukur, untuk beli alat ibunya tidak sanggup. Hal inilah yang membuat keadaan Putra menjadi bahaya, beberapa hari yang lalu tepatnya pada malam hari, Putra mengalami sesak nafas dan ia sudah setengah tidak sadar akhirnya Ibunya membawa ke RSCM sesampainya disana Putra langsung masuk ruang IGD.

 

(Putra saat baru sampai di IGD)

(saat Putra mengeluarkan banyak darah dari tubuhnya)

Setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif, Putra dipindahkan ke ruang rawat inap biasa. Namun lagi-lagi kondisinya drop, tiba-tiba Putra mengeluarkan banyak darah dari tubuhnya. Dokter dan suster pun langsung menindaklanjuti kondisi Putra dan memutuskan Putra harus menjalani rawat inap di ruang PICU.

 

“Saya hanya bisa menangis dan takut meilhat kondisi Putra separah itu, saya tidak bisa membayangkan betapa sakit yang harus Putra tahan. Kalau bisa biar saya saja yang merasakan sakit itu jangan Putra” rintih sang Ibu.

 

#TemanPeduli mari bantu ringankan beban Putra dan Ibunya

Mari berbagi harapan untuk Putra yang berjuang melawan gagal ginjal. Caranya:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Dengan berdonasi maka kamu sudah menjadi bagian pahlawan kebaikan membangun jembatan kasih untuk membantu anak-anak pejuang gagal ginjal. Sedikit bantuan dari kamu bisa membantu mengurangi beban keluarga dan pasien anak pejuang gagal ginjal.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, #TemanPeduli juga bisa membagikan halaman galang dana kami ini agar semakin banyak yang turut mendukung perjuangan pasien anak pejuang gagal ginjal.


Belum ada update
Belum tersedia
Derita Gagal Ginjal, Putra kehilangan pendengarannya
Dana terkumpul

Rp 50.000

 

dari target Rp 50.000.000


  • 1
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 81
    hari lagi

Donasi
Donasi
Rp 50.000
Oleh #TemanPeduli 1 minggu yang lalu
Fundraiser (Supporter)
Jadi Fundraiser
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini

Derita Gagal Ginjal, Putra kehilangan pendengarannya Kesehatan

Dana terkumpul

Rp 50.000

 
Target: Rp Rp 50.000.000
  • 1
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 81
    hari lagi
Donasi
08 July 2021

“Ma kok sepi? Putra gak bisa dengar suara Mama”

 

Sunyi, hening dan sepi mungkin itu yang menggambarkan kondisi Putra saat ini. Akibat penyakit gagal ginjal yang ia derita, membuatnya harus terkena penyakit komplikasi dan kehilangan pendengarannya. Padahal belum lama Putra menderita gagal ginjal namun penyakit ini seakan begitu cepat menyerang organ tubuh lainnya. Sang Ibu yang kini single parent harus berjuang seorang diri untuk kesembuhan Putra tercintanya.

 

“Jadi apapun akan Ibu lakukan demi kesembuhanmu Nak”

Kondektur Bus, tukang parkir, cleaning service sampai pembantu rumah tangga sudah semua Ibunya jalani dengan menutup hati dari hinaan dan cibiran orang-orang. Apalah daya ibuya bukan lulusan sekolah tinggi sehingga hanya pekerjaan serabutan yang bisa ia lakukan. Meskipun telah banyak pekerjaan yang telah ia lakukan masih belum cukup untuk membiayai kehidupan sehari-hari apalagi untuk pengobatan gagal ginjal anaknya. Untuk biaya transportasi ke RS saja ibunya harus pinjam kesana kemari, demi anaknya bisa berobat.

 

Kini pandemi semakin mengkhawatirkan, Putra pun dituntut untuk memiliki alat kesehatan pribadi seperti tensimeter, oximeter dan tabung oksigen. Namun sayang seribu saying untuk bisa makan  dalam seharipun sudah syukur, untuk beli alat ibunya tidak sanggup. Hal inilah yang membuat keadaan Putra menjadi bahaya, beberapa hari yang lalu tepatnya pada malam hari, Putra mengalami sesak nafas dan ia sudah setengah tidak sadar akhirnya Ibunya membawa ke RSCM sesampainya disana Putra langsung masuk ruang IGD.

 

(Putra saat baru sampai di IGD)

(saat Putra mengeluarkan banyak darah dari tubuhnya)

Setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif, Putra dipindahkan ke ruang rawat inap biasa. Namun lagi-lagi kondisinya drop, tiba-tiba Putra mengeluarkan banyak darah dari tubuhnya. Dokter dan suster pun langsung menindaklanjuti kondisi Putra dan memutuskan Putra harus menjalani rawat inap di ruang PICU.

 

“Saya hanya bisa menangis dan takut meilhat kondisi Putra separah itu, saya tidak bisa membayangkan betapa sakit yang harus Putra tahan. Kalau bisa biar saya saja yang merasakan sakit itu jangan Putra” rintih sang Ibu.

 

#TemanPeduli mari bantu ringankan beban Putra dan Ibunya

Mari berbagi harapan untuk Putra yang berjuang melawan gagal ginjal. Caranya:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Dengan berdonasi maka kamu sudah menjadi bagian pahlawan kebaikan membangun jembatan kasih untuk membantu anak-anak pejuang gagal ginjal. Sedikit bantuan dari kamu bisa membantu mengurangi beban keluarga dan pasien anak pejuang gagal ginjal.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, #TemanPeduli juga bisa membagikan halaman galang dana kami ini agar semakin banyak yang turut mendukung perjuangan pasien anak pejuang gagal ginjal.


Belum ada update
#TemanPeduli
Rp 50.000 1 minggu yang lalu

Fundraiser (Supporter)
Jadi Fundraiser
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini