Bantu Bu Ningsih dan Adik Dava Sembuh dari Penyakitnya!

09 January 2026

Penerima Manfaat 1:

Ibu Ningsih terdiagnosis kanker payudara dan telah menjalani tindakan operasi pengangkatan. Pascaoperasi, Ibu Ningsih masih harus menjalani terapi lanjutan berupa kemoterapi secara berkala. Proses pengobatan tersebut memerlukan pendampingan, kontrol medis rutin, serta pembiayaan jangka menengah hingga panjang. Berdasarkan informasi keluarga, penyakit yang diderita Ibu Ningsih tergolong baru terdeteksi, namun kondisi klinis sudah berada pada tahap yang cukup berat. Hal ini menyebabkan keterbatasan aktivitas harian dan ketidakmampuan untuk kembali bekerja seperti sebelumnya.

Sebelum sakit, Ibu Ningsih sebagai penjual peyek. Namun, sejak Ibu Ningsih sakit, hanya suaminya yang dapat bekerja sebagai pengemudi ojek online. Penghasilan keluarga bersifat tidak tetap dan sangat bergantung pada kondisi harian. Dalam upaya memenuhi biaya pengobatan, keluarga telah menjual satu unit sepeda motor yang sebelumnya digunakan sebagai sarana kerja. Saat ini, keluarga juga mempertimbangkan untuk menjual rumah milik sendiri guna mencukupi kebutuhan hidup serta biaya pengobatan lanjutan.


Penerima Manfaat 2:

Muhammad Dava didiagnosis menderita Epidermolisis Bulosa (EB), yaitu sekelompok kelainan genetik langka yang menyebabkan kulit sangat rapuh dan mudah mengalami lepuh serta luka. Luka dapat muncul akibat gesekan ringan, benturan kecil, bahkan paparan panas. Kondisi ini memerlukan perawatan medis berkelanjutan, perawatan luka khusus, serta pengawasan intensif untuk mencegah infeksi dan komplikasi lebih lanjut. Ibu Ina Atoinna merupakan ibu tunggal yang saat ini berjuang sendiri dalam merawat dan memenuhi kebutuhan pengobatan anaknya. Suami meninggalkan keluarga setelah mengetahui kondisi kesehatan anak yang lahir dengan penyakit tersebut. Ketidakhadiran suami menyebabkan seluruh tanggung jawab pengasuhan dan pembiayaan pengobatan berada sepenuhnya di tangan ibu.

Dalam kehidupan sehari-hari, Ibu Ina bekerja sebagai penjaga toko pakaian di pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Dengan penghasilan yang terbatas, kondisi ekonomi keluarga tergolong rentan, sementara kebutuhan biaya pengobatan dan perawatan anak dengan Epidermolisis Bulosa tergolong tinggi dan berkelanjutan.
 


Belum ada update
Dana terkumpul

Rp 50.000

dari target Rp 50.000.000

 
  • 1
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 355
    hari lagi
Donasi
PPPA Daarul Quran
Donasi
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung

Bantu Bu Ningsih dan Adik Dava Sembuh dari Penyakitnya!

Kesehatan
Dana terkumpul

Rp 50.000

 
Target: Rp Rp 50.000.000
  • 1
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 355
    hari lagi
Donasi
09 January 2026

Penerima Manfaat 1:

Ibu Ningsih terdiagnosis kanker payudara dan telah menjalani tindakan operasi pengangkatan. Pascaoperasi, Ibu Ningsih masih harus menjalani terapi lanjutan berupa kemoterapi secara berkala. Proses pengobatan tersebut memerlukan pendampingan, kontrol medis rutin, serta pembiayaan jangka menengah hingga panjang. Berdasarkan informasi keluarga, penyakit yang diderita Ibu Ningsih tergolong baru terdeteksi, namun kondisi klinis sudah berada pada tahap yang cukup berat. Hal ini menyebabkan keterbatasan aktivitas harian dan ketidakmampuan untuk kembali bekerja seperti sebelumnya.

Sebelum sakit, Ibu Ningsih sebagai penjual peyek. Namun, sejak Ibu Ningsih sakit, hanya suaminya yang dapat bekerja sebagai pengemudi ojek online. Penghasilan keluarga bersifat tidak tetap dan sangat bergantung pada kondisi harian. Dalam upaya memenuhi biaya pengobatan, keluarga telah menjual satu unit sepeda motor yang sebelumnya digunakan sebagai sarana kerja. Saat ini, keluarga juga mempertimbangkan untuk menjual rumah milik sendiri guna mencukupi kebutuhan hidup serta biaya pengobatan lanjutan.


Penerima Manfaat 2:

Muhammad Dava didiagnosis menderita Epidermolisis Bulosa (EB), yaitu sekelompok kelainan genetik langka yang menyebabkan kulit sangat rapuh dan mudah mengalami lepuh serta luka. Luka dapat muncul akibat gesekan ringan, benturan kecil, bahkan paparan panas. Kondisi ini memerlukan perawatan medis berkelanjutan, perawatan luka khusus, serta pengawasan intensif untuk mencegah infeksi dan komplikasi lebih lanjut. Ibu Ina Atoinna merupakan ibu tunggal yang saat ini berjuang sendiri dalam merawat dan memenuhi kebutuhan pengobatan anaknya. Suami meninggalkan keluarga setelah mengetahui kondisi kesehatan anak yang lahir dengan penyakit tersebut. Ketidakhadiran suami menyebabkan seluruh tanggung jawab pengasuhan dan pembiayaan pengobatan berada sepenuhnya di tangan ibu.

Dalam kehidupan sehari-hari, Ibu Ina bekerja sebagai penjaga toko pakaian di pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Dengan penghasilan yang terbatas, kondisi ekonomi keluarga tergolong rentan, sementara kebutuhan biaya pengobatan dan perawatan anak dengan Epidermolisis Bulosa tergolong tinggi dan berkelanjutan.
 



Belum ada update

Harapan #TemanPeduli
Fundraiser
Gabung
Kamu juga bisa bantu: