Sering Masuk Rumah Sakit untuk Kontrol dan Fisioterapi, Orang Tua Kewalahan untuk Berobat dan Transportasi

19 November 2021

Umur 8 bulan dalam kandungan saat di USG, ibunda Fahad baru mengetahui bahwa anaknya mengalami kelainan penyakit hedrosefalus, dengan keadaan kepala Fahad yang sudah besar maka saran dari dokter harus dikeluarkan dengan cara lahir secara cesar. Ketika Fahad sudah lahir, operasi hedrosefalus harus terundur karena tidak memiliki BPJS, pada saat usia bayi 27 hari barulah dibawa ke RS Margono Purwokerto untuk dilakukan operasi. Sebelum dilakukan operasi pertama, Fahad dirawat 20 hari di Margono sempat melakukan transfusi plasma darah sebanyak 4 kali sampai bengkak-bengkak, nafas tersendak-sendak dan lemas sekujur tubuh. Alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar.

Setelah 4 bulan operasi pertama, terjadi permasalahan selang di kepala yang mampet tidak bisa digunakan, dokter menyarankan tindakan dioperasi lagi dengan direfisi dan pemindahan selang kepala. Baru 2 hari pulang dari operasi ke 2 dirumah terjadi mampet lagi pada selang kepala adik fahad, lalu dilakukan operasi lagi direfisi dan diganti lagi penempatan selangnya. Jadi total operasi adik fahad sudah 3 kali operasi. Kasihan adik fahad saat ini kondisi kepalanya masih besar dan berbentuk cekung akibat operasi yang dulunya besar, sangat memperihatinkan si adik fahad, alhamdulillah sewajarnya bayi adik fahad masih bisa menangis, melihat dan minum susu asih ibunya. Sayangnya untuk perkembangan tubuh masih terlihat kekurangan gizi.

Pengobatan adik fahad menggunakan BPJS kelas 3, dengan penghasilan keluarga berjualan nasi rata2 setiap hari mendapatkan uang kotor 100 ribu. Semua uang tersebut digunakan untuk berobat dan kebutuhan gizi adik Fahad, ditambah kebutuhan untuk makan 1 keluarga dan sekolah kakak Farhan. Aktifitas terkendala adik fahad saat ini yaitu masih blm bisa diajak bermain, blm bisa merespon orang, blm bisa membalikan badan saat dikasur. Pengobatan alternatif yang dilakukan keluarga yakni fisioterapi yang digunakan untuk membantu stimulasi anak agar penghihatan dan rangsangan anak bisa membaik seperti anak lainya.

Momen terberat keluarga saat mendapat berita anak menderita hedrosefalus adalah saat fahad lahir lewat cesar dengan kondisi kepala yang sudah membesar. Momen mengharukan keluarga saat melihat adik Fahad yaitu fahad bisa ketawa pada kondisi sendiri tanpa ada orang yang menemani disampingnya, karena saat ini fahat tidak bisa diajak bermain dan tertawa saat dihibur oleh orang.

 

Harapan dari keluarga untuk adik fahad bisa sehat selalu, alat bantu yang terpasang dikepala bisa awet dapat digunakan dlm jangka waktu lama. Kebutuhan adik Fahat yaitu biaya berobat untuk fisioterapi, susu formula, dan gizi untuk adik fahad.


Belum ada update
Belum tersedia
Dana terkumpul

Rp 0

dari target Rp 50.000.000

 
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 87
    hari lagi
Donasi
Penggalang : Siaga Peduli
Donasi
Belum ada donasi
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung Sekarang
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini

Sering Masuk Rumah Sakit untuk Kontrol dan Fisioterapi, Orang Tua Kewalahan untuk Berobat dan Transportasi Kesehatan

Dana terkumpul

Rp 0

 
Target: Rp Rp 50.000.000
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 87
    hari lagi
Donasi
19 November 2021

Umur 8 bulan dalam kandungan saat di USG, ibunda Fahad baru mengetahui bahwa anaknya mengalami kelainan penyakit hedrosefalus, dengan keadaan kepala Fahad yang sudah besar maka saran dari dokter harus dikeluarkan dengan cara lahir secara cesar. Ketika Fahad sudah lahir, operasi hedrosefalus harus terundur karena tidak memiliki BPJS, pada saat usia bayi 27 hari barulah dibawa ke RS Margono Purwokerto untuk dilakukan operasi. Sebelum dilakukan operasi pertama, Fahad dirawat 20 hari di Margono sempat melakukan transfusi plasma darah sebanyak 4 kali sampai bengkak-bengkak, nafas tersendak-sendak dan lemas sekujur tubuh. Alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar.

Setelah 4 bulan operasi pertama, terjadi permasalahan selang di kepala yang mampet tidak bisa digunakan, dokter menyarankan tindakan dioperasi lagi dengan direfisi dan pemindahan selang kepala. Baru 2 hari pulang dari operasi ke 2 dirumah terjadi mampet lagi pada selang kepala adik fahad, lalu dilakukan operasi lagi direfisi dan diganti lagi penempatan selangnya. Jadi total operasi adik fahad sudah 3 kali operasi. Kasihan adik fahad saat ini kondisi kepalanya masih besar dan berbentuk cekung akibat operasi yang dulunya besar, sangat memperihatinkan si adik fahad, alhamdulillah sewajarnya bayi adik fahad masih bisa menangis, melihat dan minum susu asih ibunya. Sayangnya untuk perkembangan tubuh masih terlihat kekurangan gizi.

Pengobatan adik fahad menggunakan BPJS kelas 3, dengan penghasilan keluarga berjualan nasi rata2 setiap hari mendapatkan uang kotor 100 ribu. Semua uang tersebut digunakan untuk berobat dan kebutuhan gizi adik Fahad, ditambah kebutuhan untuk makan 1 keluarga dan sekolah kakak Farhan. Aktifitas terkendala adik fahad saat ini yaitu masih blm bisa diajak bermain, blm bisa merespon orang, blm bisa membalikan badan saat dikasur. Pengobatan alternatif yang dilakukan keluarga yakni fisioterapi yang digunakan untuk membantu stimulasi anak agar penghihatan dan rangsangan anak bisa membaik seperti anak lainya.

Momen terberat keluarga saat mendapat berita anak menderita hedrosefalus adalah saat fahad lahir lewat cesar dengan kondisi kepala yang sudah membesar. Momen mengharukan keluarga saat melihat adik Fahad yaitu fahad bisa ketawa pada kondisi sendiri tanpa ada orang yang menemani disampingnya, karena saat ini fahat tidak bisa diajak bermain dan tertawa saat dihibur oleh orang.

 

Harapan dari keluarga untuk adik fahad bisa sehat selalu, alat bantu yang terpasang dikepala bisa awet dapat digunakan dlm jangka waktu lama. Kebutuhan adik Fahat yaitu biaya berobat untuk fisioterapi, susu formula, dan gizi untuk adik fahad.


Belum ada update
Belum ada donasi
Fundraiser (Supporter)
Jadi Fundraiser
Belum ada fundraiser(supporter) di campaign ini